Pendahuluan

Selamat Datang di Akademi Kebidanan Farama Mulya Jakarta!

Akademi Kebidanan Farama Mulya berdiri tahun 2005 berdasarkan izin pendirian dari Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 118/D/O/2005 tertanggal 30 Agustus 2005, Surat Rekomendasi dari Depkes Nomor : HK.03.2.4.10224 dan telah terakreditasi BAN-PT No. 196/SK/BAN-PT/AK-XIII/Dpl-III//IX/2013.

Dalam rangka mensukseskan program Millennium Development Goals (MDG’s) tahun 2015, kami berkomitmen untuk menyiapkan tenaga kesehatan (bidan) yang memiliki kemampuan profesionalitas tinggi, berdedikasi dan berjiwa sosial.

Target utama program MDG’s adalah komitmen untuk mengurangi resiko tingkat kematian pada Ibu dan Bayi saat melahirkan. Melalui konsep “making pregnancy safer” yang kami tuangkan dalam muatan kurikulum dan standar akademis, yang diterapkan dalam perkuliahan dan praktek dilapangan kepada mahasiswi kami.

Untuk mendukung wacana tersebut, kami telah menggulirkan beberapa program kedepan yang diwujudkan dalam kurikulum akademis dan pelayanan kepada mahasiswi. Diantara program tersebut adalah :

  • Pengujian akhir program dengan melibatkan penguji berlisensi dari IBI (Ikatan Bidan Indonesia), Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Praktisi Akademis dan Praktisi Bidan. Bagian akhir dari proses ini adalah mahasiswi siap menghadapi uji kompetensi yang diselenggarakan oleh MTKI (Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia).
  • Memperbanyak kerjasama dengan pihak Rumah Sakit, Bidan Praktek Mandiri (BPM), Puskesmas sebagai lahan praktek mahasiswi untuk menimba ilmu secara langsung. Saat ini, kami baru menandatangani kerjasama dengan RSUD Budhi Asih Jakarta Timur sebagai tempat lahan praktek mahasiswi. RSUD Budhi Asih Jakarta Timur dibawah pengawasan Suku Dinas Kesehatan DKI Jakarta, memiliki tingkat yang tinggi dalam proses Partus (Kelahiran Normal) sehingga mahasiswi akan lebih terampil dalam asuhan ilmu kebidanan secara langsung kepada pasien.
  • Mendaftarkan lulusan untuk mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai bukti pengakuan sertifikasi kompetensi yang diberikan oleh Pemerintah.
  • Mewajibkan mahasiswi mengikuti program pelatihan Kewirausahaan (Entrepreneurship), untuk mengetahui bagaimana membuka Bidan Praktek Mandiri (BPM), ditinjau dari aspek Ilmu Ekonomi, Analisis BEP, SWOT dan pembuatan proposal pendirian BPM di akhir program pelatihan.
  • Mewajibkan mahasiswi tingkat akhir mengikuti pelatihan Bahasa Inggris melalui program TOEIC (The Test of English for International Communication). Muatan lokal pembelajaran bahasa Inggris secara intensif diberikan tiap semester. Dewasa ini, institusi pemerintah dan swasta sudah mulai mensyaratkan wajib memiliki sertifikat TOEIC dalam tahap seleksi penerimaan CPNS dan karyawannya.
  • Memberikan pelatihan Hypnobirthing kepada mahasiswi tingkat akhir untuk menguasai teknik Autohipnosis (selfhipnosis) atau swasugesti sehingga membantu ibu hamil dapat melahirkan dengan cara alami, lancar dan nyaman (tanpa rasa sakit).
  • Jaminan Asuransi Rawat Inap berlaku di seluruh Rumah Sakit di Indonesia buat mahasiswi dan Asuransi Jiwa buat orang tua (kepala keluarga) mahasiswi.
  • Gratis Tablet Android layar 7 inch dengan instalasi aplikasi asuhan kebidanan atau studi banding ke Singapore.

Demikian program-program tersebut kami canangkan agar institusi kami menjadi yang terbaik dan terdepan dan ikut berperan mensukseskan program MDGs 2015. Di Farama Mulya, kami menyebut semua program-program tersebut sebagai “jalan pasti menuju profesi bidan”.

Comments are closed